Wajo,extreme.co.id-Tim Kuasa Hukum Andi Batari mendatangi kantor BPN Kantah Wajo. Pada hari rabu 24 Januari 2024.

Dalam keterangannya, Andika, SH, selaku anggota tim kuasa hukum, menyatakan bahwa kehadirannya di kantor BPN Wajo, untuk mempertanyakan surat somasi yang sebelumnya sudah dikirim namun tak kunjung ada balasan dari pihak BPN Kantah Wajo.

” Kedatangan kami disini untuk mempertanyakan balasan surat somasi kami dan mempertanyakan langkah BPN terkait protes klien kami atas ganti rugi yang dianggap tidak sesuai. ”

Korsup Pengadaan tanah Kantah Wajo, Erwin, yang di temui diruang mediasi Kantor Pertanahan mempersilahkan untuk melakukan gugatan ke pengadilan.

” Silahkan Bisaji protes , untuk nilai kami tidak bisa bisa karna kami disini cuman pengumpul berkas. Dan Pengukur setelahnya kami serahkan ke KJPP. Jadi Kalau memang kita protes nominalnya, silahkan menggugat meki di pengadilan.” Ucapnya, rabu (24/01/2024).

Disamping itu ia juga menjelaskan bahwa ada 2 macam sistem dalam ganti rugi lahan.

“Ada 2 macam ganti rugi, baik dengan uang maupun dengan tanah kembali. Cuman kita di BPN memang tidak pernah melakukan sosialisasi, karena itu mestinya dilakukan oleh Balai. ”

Begitupun dengan Abdul Aziz, Bagian Analis Hukum Kantah Wajo, yang juga turut hadir di ruang mediasi menjelaskan bahwa Kantor BPN Wajo akan melakukan Konsinyasi ke balai.

” Ada sekitar 30 berkas yang akan kami kaji, dan setelahnya kami akan bersurat ke balai untuk melakukan kosinyasi.”Tutupnya

(Tim)

Iklan