Trenggalek,extreme.co.id-Dinas Perhubungan (Dishub) Trenggalek wajib melakukan perbaikan pada layanan uji Kir di wilayahnya. Pasalnya, sejauh ini peminat uji kir masih belum mengalami peningkatan. Padahal, sejak Selasa (2/1/2024) telah di berlakukan uji Kir gratis.

Adapun uji Kir gratis tersebut dilakukan berdasarkan Undang-undang (UU) Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan Antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah.

Kendati telah terbebas dari biaya uji kendaraan, tampaknya kebijakan tersebut belum sepenuhnya mendapatkan respons positif dari masyarakat. Hal tersebut ditunjukan dengan kondisi dalam sepekan pertama setelah pemberlakuan peraturan uji kir gratis.

Tercatat hanya sekitar 222 kendaraan yang menjalani proses tersebut. Jumlah ini jauh di bawah angka kendaraan yang biasanya mengikuti uji kir sebelum kebijakan gratis diberlakukan yang mencapai rata-rata 800-900 kendaraan setiap bulannya.

Padahal di tahun sebelumnya (2023, red) terdapat kendaraan baru yang masuk ke Trenggalek sejumlah.

Kepala Unit Pelayanan Terpadu (UPT) Pengujian Kendaraan Bermotor, Dinas Perhubungan (Dishub), Endrawan Dwi Prihantoro menjelaskan bahwa kemungkinan masyarakat masih belum sepenuhnya mengetahui peraturan baru ini.

“Padahal pengumuman mengenai aturan uji kir gratis sudah dilakukan akhir sejak tahun lalu,” jelasnya.

Dirinya menyampaikan bahwa pihak UPT Pengujian Kendaraan Bermotor telah berusaha melakukan sosialisasi melalui berbagai cara, termasuk menggunakan cara getok tular (mulut ke mulut).

Meskipun demikian, respons yang diperoleh belum memuaskan. Dirinya berharap dengan adanya uji kir gratis ini masyarakat akan lebih termotivasi untuk melakukan uji kir setiap enam bulan sekali.

Sekarang sudah tidak ada retribusi lagi, jadi tidak usah khawatir terkait dengan biaya,” imbuhnya.

Di sisi lain, keuntungan utama dari kebijakan ini adalah kemudahan administrasi dan tidak adanya denda bagi kendaraan yang terlambat melakukan uji kir.

Hal ini diharapkan dapat mendorong pemilik kendaraan untuk secara rutin menjalani proses uji kir demi keamanan dan kelayakan kendaraan.

“cukup membawa bukti lulus ujinya bukti lulus uji berkala, fotokopi STNK dan KTP,” papar pria yang akrab disapa Endrawan tersebut.

Dirinya berharap agar masyarakat dapat lebih aktif dalam memanfaatkan fasilitas uji kir gratis ini.

Dengan begitu, kebijakan ini tidak hanya memberikan kemudahan administratif, tetapi juga dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kondisi kendaraan untuk keamanan dan kelancaran bersama di jalan raya.

himbauan kita agar masyarakat mengujikan kendaraannya dengan tertib enam bulan sekali,” tutup Endrawan.(R_win/Tari)

Iklan