Kediri,extreme.co.id-Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) HM. Anang Kurniawan sempat dibuat bingung dengan aksi rencana digelar LSM Ratu pada hari ini (16/01). Bila melihat isi surat, terkait penggunaan anggaran harus transparan. Massa kemudian datang namun dengan tidak membawa peralatan seperti sound system ataupun alat peraga.

Dalam pengawalan ketat anggota Polres Kediri Kota, begitu perwakilan massa diterima di ruang pertemuan Dinas Pendidikan.

Saiful Iskak selaku Ketua LSM Ratu menyampaikan, Bahwa kehadirannya meminta klarifikasi terkait pernyataan salah satu ketua kelompok LSM saat aksi di depan Balai Kota, beberapa waktu lalu. Adanya tuduhan LSM meminta uang kepada kepala sekolah.

“Hari ini kita tidak ada tuntutan, Kita meminta klarifikasi ke Pak Kadisdik terkait video yang beredar di medsos, Itu seperi apa tindakan dari dinas? Adanya tuduhan LSM memalak kepala sekolah?,” ucap Saiful Iskak.

Saiful pun berharap, jika pernyataan oknum Ketua LSM itu tidak benar harus diberikan sanksi tegas.

Dia pun memberikan apresiasi, bahwa dari sejumlah kepala dinas di lingkungan Pemerintah Kota Kediri. Sosok Anang Kurniawan dikenal pejabat yang baik dan malah memiliki hubungan kedekatan dengan LSM.

“Penerimaan dari Pak Kadin sangat baik, bahkan beliau menyatakan butuh LSM untuk kontrol sosial. Nanti hasil audensi, biar kepala dinas yang memberikan statemen atas video yang sudah beredar,” imbuhnya.

Dikonfirmasi usai pertemuan, Anang Kurniawan mengaku awalnya sempat bingung atas rencana aksi tersebut. Kemudian setelah digelar pertemuan, rupanya terkait pernyataan Supriyo selaku Ketua Saroja yang diunggah di media sosial.

“Namun secara prinsip, kita semua adalah saudara, Kami tetap menerima masukan dari teman-teman termasuk LSM”, ucapnya.

“Bahwa saya menyadari tidak mampu bekerja sendiri, Apalagi kita kan tidak mungkin bisa mengawasi diri sendiri. Sekira kami dirasa kurang, monggo disampaikan kritik tersebut,” jelas Anang.

Usai pertemuan, kemudian dilanjutkan makan bakso memang telah dipersiapkan sejak pagi, Sejumlah warga yang melintas pun, diperkenankan makan bakso sengaja diberi tulisan Bakso Gratis bersama para petugas keamanan. “Ayo semua, kami persilahkan makan bakso,” ucap Kadisdik. (R_win)

Iklan