Karo,extreme.co.id-Menjelang Pemilu Minus 23 hari, Logistik untuk Pesta demokrasi 2024 berupa surat suara, kotak suara, tinta dan sejumlah alat bantu serta pendukung lainnya telah diterima KPUD Karo. Proses penyortiran serta pelipatan surat suara juga sudah dilakukan dengan melibatkan warga lokal sesuai ketentuannya.

“Kita siap menyelenggarakan Pemilu tahun 2024,” kata Ketua KPUD Karo, Rendra Gaulle Ginting didampingi Koordiv Datin Kurnia Ramadhan Sukatendel, Selasa (23/1/2024) di kantornya.

Dikatakan Rendra Gaulle, jumlah daftar pemilih tetap (DPT) di Kabupaten Karo sebanyak 300.088 orang yang tersebar di 5 Dapil yang dibagi menjadi 1217 TPS. “Itu data TPS kita yang ada di 17 kecamatan se Kabupaten Karo,” katanya.

Dari sejumlah TPS itu, ada beberapa TPS yang akan ditempatkan di instansi seperti Rutan dan panti panti milik pemerintah lainnya. “Ada sebanyak 3 TPS yang akan ditempatkan di rumah tahanan negara (Rutan) Kabanjahe, serta beberapa TPS di Panti Sosial lainnya yang ada di Karo,” ujarnya.

Adapun, untuk menyelenggarakan Pemilu 2024 ini, pihaknya telah menerima sebanyak 6119 kota suara. Kemudian surat suara dengan jumlah 306.683 surat suara Presiden dan Wakil Presiden, sebanyak 306.683 surat suara DPD RI, sebanyak 306.683 surat suara DPR RI dan sebanyak 306.683 surat suara DPRD Provinsi Sumatera Utara.

KPUD Karo juga telah menyiapkan sebanyak 55.434 surat suara untuk Dapil Karo 1, sebanyak 70.690 surat suara untuk Dapil Karo 2, sebanyak 57.804 surat suara untuk Dapil Karo 3, sebanyak 57.891 surat suara untuk Dapil Karo 4 serta sebanyak 64. 864 surat suara untuk Dapil Karo 5. “Itu jumlah surat suara setelah sortir dan setelah klaim beberapa kekurangan dan kerusakan yang ditemukan pada saat sortir. Dan itu seluruhnya sudah kita terima dengan baik,” jelasnya.

Lanjutnya, bahwa pendristibusian logistik Pemilu dari KPUD Karo ke PPK akan dilaksanakan 5 hari sebelum hari pelaksanaan Pemilu. Kemudian dari tingkat PPK ke TPS dilakukan sehari sebelum hari H. “Untuk distribusi logistik nanti kita koordinasi dengan pihak Bawaslu dan aparat keamanan untuk proses SOP distribusi,” tegasnya.

Adapun penjelasan dari Koordiv Datin, Kurnia Ramadan Sukatendel menambahkan hingga tanggal 15 Januari 2024, ada sejumlah daftar pemilih tambahan (DPtb) yang masuk dalam pemilih pindah (perpindahan). “Hingga 15 Januari, ada total sejumlah 1767 pemilih keluar dari Kabupaten Karo serta sebanyak 980 pemilih masuk ke Kabupaten Karo,”katanya.

Pemilih yang pindah keluar maupun masuk ke Kabupaten Karo itu dilatarbelakangi banyak hal termasuk pindah tugas, pindah Rutan serta pindah domisili dan lain sebagainya, ujarnya mengakhiri. (Beton Ginting/Roy)

Iklan