Bandarlampung,extreme.co.idKetum BNM RI Minta Gubernur, Walikota, Bupati Se- Provinsi Lampung Fasilitasi Tes NAPZA Bagi ASN Secara Berkala, Sabtu 6 Januari 2024.

Ketua Umum Brantas Narkotika dan Maksiat Republik Indonesia (BNM RI), Fauzi Malanda.RDB,SH. Sangat menyesalkan atas ditangkapnya Sekretaris Lurah Sumber Agung Kecamatan Kemiling Kota Bandar Lampung.

” Saya sangat sesalkan jika Aparat Penyelenggara Negara yang sejatinya menjadi panutan bagi orang sekitar untuk menghindari penggunaan Narkoba, Kenapa ini malah menjadi pengguna?, Saya minta kepada Gubernur Lampung, Walikota Bandar Lampung dan Para Bupati Se-provinsi Lampung untuk dapat memfasilitasi tes Narkotika, Psikotropika dan Zat Adiktif lainnya bagi ASN secara berkala sesuai dengan Pasal 16 ayat 2 huruf (e) Perda Provinsi Lampung No.1 Tahun 2019 Tentang Fasilitasi Pencegahan Penyalahgunaan Narkotika Psikotropika, Dan Zat Adiktif Lainnya,” ungkap Ketum BNM RI kepada Portal Berita Extreme.co.id Jum’at 5/1/2024.

Pernyataan Ketua Umum BNM RI tersebut terkait Ditresnarkoba Polda Lampung menangkap Dani Darmawan (40) warga Jalan Florida, Kecamatan Kemiling, Kota Bandar Lampung, yang berprofesi PNS (Pegawai Negeri Sipil).

Dani diamankan di Kantor Kelurahan Sumber Agung, Kecamatan Kemiling, Kota Bandar Lampung, Rabu (3/1/2023) pukul 08.30 WIB.

Dirresnarkoba Polda Lampung Kombes Pol. Erlin Tangjaya, SH.,S.I.K., mengatakan, pihaknya membenarkan menangkap Dani Darmawan seorang PNS selaku Sekretaris Lurah.

“Bahwa berdasarkan pengembangan dari ditangkapnya tersangka lainnya Ismail, bahwa terduga Dani Darmawan pernah membeli narkotika jenis sabu dari Ismail,” kata Dirresnarkoba Polda Lampung Kombes Pol. Erlin Tangjaya,SH.,S.I.K.

Dani membeli barang haram tersebut dari Ismail sebanyak dua kali.

“Jadi berdasarkan keterangan tersebut tim opsnal unit 2 Sub 1 melakukan pengembangan dan polisi berhasil mengamankan Dani Darmawan tersebut, Polisi melakukan pemeriksaan urine Dani Darmawan tersebut dan dinyatakan positif. ” Ujar Kombes Pol. Erlin Tangjaya,SH.,S.I.K.

Atas perbuatannya, DD terancam dijerat dengan Pasal 114 ayat (1) sub pasal 112 ayat (1) sub pasal 127 ayat (1) Undang-undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

 

(Suherman – Lampung)

Iklan