Karo, extreme.co.id-Satu hari jelang pergantian tahun, arus lalu lintas dari Medan menuju Berastagi, terlihat cukup padat termasuk seputaran Tugu Perjuangan dan sepanjang Jalan Veteran Berastagi dipadati kendaraan bermotor. Sehingga kerapkali terjadinya kemacatan di kawasan Jalan Veteran, Minggu 31 Desember 2023.

Seperti yang terlihat difoto ini, Minggu 31/12/2024 mulai Pukul 13.00 – 17.15 WIB di Berastagi, sejumlah kendaraan baik roda dua maupun roda empat terlihat ramai melintas dari arah Medan menuju Berastagi.

Akibat padatnya arus lalin, jarak waktu dari Medan menuju Berastagi yang biasanya sekitar 2,5 jam, bisa menjadi lebih atau 3-4 jam.

Dengan ramainya wisatawan yang berkunjung ke kota wisata Berastagi menyebabkan sejumlah ruas jalan utama, mulai dari pintu gerbang Taman Hutan Raya (Tahura) Bukit Barisan, Tongkoh hingga Berastagi padat merayap, karena adanya lonjakan peningkatan volume kendaraan termasuk terbatasnya lokasi-lokasi parkir kendaraan menjadi keprihatinan semua pihak

Pantau wartawan Extreme.co.id dilapangan mencatat, ada beberapa titik rawan kemacetan yang terjadi sepanjang jalur Medan – Berastagi perlu diperhatikan pengunjung untuk menghindari terperangkap di kemacetan parah. Titik pertama kemacetan terjadi di kawasan Simpang Selayang hingga Simpang Tuntungan, Medan, Pancurbatu, Sembahe hingga Hilpark Sibolangit.

Selanjutnya, masuk kawasan Kabupaten Karo mulai dari Taman Hutan Bukit Barisan, banyak kendaraan yang keluar masuk, baik dari arah Berastagi maupun dari jalur alternatif menyebabkan, arus lalu lintas padat sehingga tidak terelakkan kemacetan panjang.

Kemudian, depan Mickie Holiday Resort dan Hotel, Bukit Kubu hingga kota Berastagi. Kemacetan terjadi cukup panjang hingga Taman Hutan Raya (Tahura).

JALUR ALTERNATIF.

Untuk itu, pengunjung disarankan, sebelum memasuki kota wisata Berastagi, masuk jalur alternatif di Simpang Tongkoh – Tigapanah. Jalan alternatif kedua, Simpang Pelawi, Jaranguda, Hotel Sibayak, Gundaling keluar di Jalan Udara.

Bagi yang bergerak dari Kota Medan menuju Kota Berastagi, bisa menempuh jalur Simpang Pelawi. Sedangkan pengendara yang akan menuju ke arah Sidikalang, Dairi, Aceh dan sekitar Kabupaten Simalungun bisa melewati Taman Hutan Raya (Tahura) tembus dari Desa Jaranguda.

Jalan alternatif ke tiga, yakni jalan tembus Kabupaten Karo – Langkat. Nah, ke tiga jalan alternatif ini diharapkan bisa mengelakkan anda dari kemacetan parah saat liburan tahun baru bersama keluarga. Jangan khawatir, rambu-rambu lalu lintas dan penunjuk arah sudah terpasang di jalan alternatif itu.

Menjelang Tahun Baru, 1 Januari 2024, warga memadati pasar tradisional Berastagi, Minggu 31/12/2023.

Berdasarkan pantaua wartawan Extreme.co.id, tidak hanya di kawasan pusat pasar Berastagi yang padat dan macet. Tapi juga di luar pusat pasar juga terjadi kemacetan. Bahkan bagi pengendara sepeda motor susah melintas di kawasan jalan veteran.

Peningkatan jumlah kendaraan berbagai jenis, bahkan banyak terpantau mobil berplat luar daerah di banyak ruas jalan di Kota Wisata Berastagi ditenggarai akibat pengunjung Pusat Pasar Berastagi meningkat significan dibanding hari-hari sebelumnya. Karena perayaan Tahun Baru 2024 tinggal hitungan jam.

Dalam hal ini puluhan petugas kepolisian dari Polres Tanah Karo terlihat tak mengenal lelah, hujan dan panas tetap dipertahankannya demi mengatur arus lalu lintas.

 

(Beton Ginting/Roy)

Iklan