Lampung,extreme.co.id-Terkait Rekrutmen penerimaan Polri di Polda Lampung, Angkatan 50 Tahun 2023-2024, Ketua KANNI (Komite Advokasi Hukum Nasional Indonesia) Kota Semarang, Johanes Krisnantoro meminta Kepada Kapolda Lampung CQ Karo SDM Untuk di adakan Tes Ulang, Rabu 7 Februari 2024.

Pasalnya berdasarkan informasi dari Masyarakat bahwasanya dalam penerimaan Polri tersebut banyak yang tinggi badannya tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Atas hal tersebut Lembaga KANNI Kota Semarang, Johanes Krisnantoro melakukan Investigasi ke Ditsamapta Polda Lampung bersama beberapa Pemimpin Redaksi Media untuk menggali informasi dan kebenaran terkait informasi tersebut.

Kebenaran tersebut terungkap saat Ketua KANNI Kota Semarang bersama beberapa Pimred Media Online datang ke Ditsamapta Polda Lampung saat Anggota Baru Polri sedang Apel Malam, memang benar adanya, bahwa ada beberapa anggota yang memang kurang Tinggi Badannya.

Saat di konfirmasi ke beberapa Anggota Polri angkatan 50 yang baru lulus tersebut menjelaskan bahwa, dirinya sempat melakukan terapi tarik badan karena tidak memenuhi ketentuan terkait tinggi badannya.

“Benar saya memang pernah melakukan terapi tarik badan karena tinggi badan kurang, dan juga pernah gagal saat tes Kesehatan pertama”, jelas AJ salah satu Anggota Polri Polda Lampung Angkatan 50.

Ketua KANNI Kota Semarang saat di wawancarai menjelaskan bahwa, ” Memang kami dari KANNI Kota Semarang mendengar Informasi terkait penerimaan Anggota Polri di Polda Lampung terkesan adanya indikasi KKN di dalamnya”, jelasnya.

“Pasalnya, saat kita datangi Samapta Bintara Polri di Polda Lampung yang angkatan 50 Tahun 2023/2024 saat Apel Malam, banyak sekali Anggotannya kelihatan sekali tinggi badannya tidak sesuai ketentuan”, tuturnya.

“Dan di sisi lain menurut keterangan bahwa ada salah satu anggota yang telah lulus pernah mengalami kegagalan dalam pelaksanaan tes kesehatan pertama, namun bisa mengikuti tes berikutnya, dalam hal ini benar adanya bahwa bisa masuknya mengikuti tes kedua, anggota tersebut kami menduga adannya campur tangan dari pihak oknum anggot Polda Lampung”, bebernya.

“Untuk itulah saya selaku Ketua KANNI Kota Semarang Meminta kepada Kapolda Lampung melalui Surat resmi dari Lembaga Kami untuk melakukan Tes Ulang bagi Anggota yang sekiranya tinggi badan tidak memenuhi standar, dan harus melibatkan tim Independent”, pungkasnya.

 

Red. extreme

Iklan