Bolmong,extreme.co.id-Sunggu memprihatinkan tentang apa yang terjadi terhadap beberapa nasabah bank BRI Unit Lolak, akibat dari perbuatan oknum sala satu Pegawainya yang bernama Didi.

Di ceritakan oleh sala satu nasabah Bank BRI Unit Lolak yang beralamatkan di Desa Panggi, Kecamatan Sangtombolang Kabupaten Bolmong, Ireyne menjelaskan, “Saya selaku nasabah telah melunasi semua tunggakan pinjaman saya karenah itu adalah hutang yang merupakan kewajiban saya sebagai nasabah”, jelasnya.

“Saya telah meyetor semua tunggakan saya kepada pak Didi, Sejumlah 5 jutaan pada beberapa bulan yang lalu, Kemudian pak didi menawarkan kembali pinjaman terhadap saya dan meminta uang muka pelunasan awal pinjaman yang baru dan menjanjikan akan segera di proses dan di cairkan pinjaman kembali”, lanjutnya.

“Sembari menyodorkan blanko formulir bank BRI kepada saya, untuk di tanda tangani oleh Kepala Desa namun apa yang terjadi hingga hari ini apa yang di tawarkan oleh oknum Pegawai Bank tersebut adalah tidak benar”, tambahnya.

“Sehingga saya coba mendatangi kantor bank BRI Unit Lolak dan mempertanyakan pinjaman saya tersebut, Alhasil dimana saya dinyatakan oleh pimpinan Bank BRI Unit Lolak tersebut masi memiliki hutang tunggakan yang belum disetor kepada pihak Bank”, paparnya.

“nah uang yang saya setor selama ini terhadap pak Didi dikemanakan?, Karena setahu saya utang tunggakan saya tinggal Rp 5,6 juta dan itu telah saya setor kepada pak Didi, untuk pelunasan pinjaman saya. tutur ibu ireine”, terangnya.

“Dan selanjutnya pula pak Didi juga telah meminta pelunasan awal untuk pinjaman yang baru sejumlah Rp 6 juta dan itupun telah saya setor juga kepada pak Didi”, tuturnya.

kepala Unit Bank BRI Lolak saat di konfirmasi awak media belum juga tersambung dengan telpon selulernya namun upaya konfirmasi tetap akan di lanjutkan.

Selanjutnya juga saat di konfirmasi kepada sala satu pegawai Bank yang di maksudkan, Didi juga telah mengakui atas semua itu tentang keluhan dan pengaduan dari beberapa nasabah yang d maksud.

Dan akan bertanggung jawab tentang semua kerugian dari nasabah bersama pimpinannya jawab Didi saat di konfirmasi oleh media ini.

Ketua ormas laki bolmong sesalkan atas kejadian yang menimpah beberapa nasabah di Bank BRI Lolak dan akan melaporkan kepada pihak kepolisian atas dugaan penipuan dan penggelapan dana setoran nasabah.

“Kami akan melaporkan kejadian ini ke Penegak hukum agar tidak ada lagi para mafia mafia perbankan yang melakukan pembodohan di Bank BRI Unit Lolak”, tutur Ketua Ormas LAKI Indra mamonto.

 

(Tommy)

Iklan