Nganjuk ( Extreme.co.id ) – Kepala desa Dawuhan terkesan menghindar saat tim media extreme pada tanggal 03-02-2024 hari Sabtu saat hendak konfirmasi ke desa Dawuhan kecamatan Jatikalen kabupaten Nganjuk Mengenai pembagian bansos.

Fauzi sebagai ketua pendampingan pembagian bantuan tersebut saat dikonfirmasi menjelaskan bahwa ini adalah bantuan yg tidak ada kaitannya dengan pemerintahan pusat atau pemerintahan provinsi,dan daerah tetapi langsung sebuah PT .nama PT nya adalah (YASA ARTA TRIMANUNGGAL)yang memberikan bantuannya sebagai penyalur bantuannya, jelasnya.

“Karena bantuan sosial tersebut non pemerintah penyaluran bantuan tersebut adalah beras kemasan sebanyak 394 untuk satu desa Dawuhan saja dan setiap penerimaan adalah 10 kg beras. Dan untuk Bansos ini tidak ada kaitannya dengan money politics atau politik untuk memihak atau memenangkan salah satu calon ,dari pemilihan capres dan cawapres 2024 yang akan dilaksanakan tanggal 14 February 2024 ,” tuturnya.

Dani berdasarkan SK dari sekda kabupaten Nganjuk dan data sebagaian penerima diambil dari data dinas sosial,dan diluar data PKH,dan program yang sudah berjalan, terlebih lagi bansos ini serempak seluruh desa di kabupaten Nganjuk jadi bansos ini tidak melibatkan unsur anggaran non pemerintah, imbuhnya.

Sementara itu staf desa Dawuhan khususnya kepala desa nya tidak mau menemui awak media dan cenderung alergi terhadap awak media, sampai kami menunggu kurang lebih 1 jam dan kami mencoba untuk menghubungi Kepala Desa tapi tidak aktif dan Kami coba menyuruh staf desa jabatan Kaur Kesra yang enggan menyebut nama nya juga gak mau menghubungi cenderung menghindari konfirmasi ke kepala desanya.sampai wawancara kami dengan pendamping manfaat (PK FAUZI) pihak desa tidak begitu resfec dengan kedatangan kami sehingga wawancara tersebut selesai semua staf desa tidak ada ditempat. ( DJ.Siswanto )

Iklan